Press ESC to close

0 4
7
Eddy Sarwono
7 Min Read

Sebagai seorang purnawirawan penegak hukum, saya telah cukup lama belajar bahwa sebuah perkara tidak selalu lahir dari ledakan besar. Banyak kasus justru bermula dari sesuatu yang tampak sepele: percakapan yang dianggap “cuma bercanda”, kebiasaan yang dinormalisasi dalam kelompok kecil, atau ruang privat yang dibiarkan terlalu…

0 5
6
Eddy Sarwono
6 Min Read

Di banyak keluarga, percakapan tentang uang sering terjadi dalam suasana yang tidak nyaman. Ada yang membicarakannya dengan nada cemas, ada yang menghindarinya sama sekali, dan ada pula yang baru benar-benar memikirkannya ketika situasi sudah menekan. Padahal, seperti kesehatan tubuh, kesehatan keuangan tidak dibangun pada saat…

0 4
5
Eddy Sarwono
5 Min Read

Pada banyak keluarga, persoalan keuangan jarang dimulai dari angka yang besar. Ia justru sering berawal dari hal-hal kecil yang tampak sepele: belanja yang tidak dicatat, pengeluaran impulsif yang dianggap “sekali-sekali”, cicilan yang bertambah tanpa dipikirkan jangka panjangnya, atau kebiasaan menunda menabung karena merasa penghasilan bulan…

0 14
5
Eddy Sarwono
5 Min Read

Sebagai seorang profesional auditor senior, saya memulai penilaian bukan dari euforia, melainkan dari angka-angka yang sering tersembunyi di catatan kaki: skema pembiayaan, jadwal pembayaran, jaminan, serta asumsi pendapatan yang menjadi “tulang punggung” cash flow. Pada proyek kereta cepat Whoosh, wajah modernitas memang tampak jelas—waktu tempuh…

0 15
6
Eddy Sarwono
6 Min Read

Di tengah kesibukan masyarakat yang semakin padat dan kompleks, isu keamanan selalu menjadi perhatian utama. Baik di perkotaan maupun di pedesaan, ancaman terhadap keselamatan masyarakat datang dalam berbagai bentuk, mulai dari kejahatan konvensional hingga masalah sosial yang lebih kompleks. Dalam menghadapi tantangan ini, keberadaan Forum…

0 15
7
Eddy Sarwono
7 Min Read

Di sebuah kelas taman kanak-kanak, sering kali kita melihat pemandangan sederhana yang tampak biasa: anak-anak berebut peran saat bermain “pasar-pasaran”, menawar harga mainan, membagi tugas siapa yang menjadi penjual, siapa yang menjadi pembeli, lalu tertawa ketika “uang” kertas lipat mereka habis. Di mata orang dewasa,…